Tuesday, March 5, 2013

Siapa lebih hebat, Ferguson atau Mourinho?

 Siapa juru taktik jempolan di laga bola, atau Jose Mourinho atau Alex Ferguson? Kedua juru ramu strategi itu akan memenuhi daulat bahwa kemenangan tidak diberi atau tidak dihadiahkan dengan cuma-cuma, tetapi diperjuangkan.???? ?
Kedua manajer itu akan melakoni duel dalam leg kedua babak 16 besar Liga Champions yang digelar di Stadion old Trafford pada Rabu dinihari WIB.
Dalam laga leg pertama, Real Madrid imbang 1-1 Manchester United (MU) di Madrid tiga pekan lalu. Dalam laga di Old Trafford nanti, bila gelandang MU Ryan Giggs diturunkan maka ia akan mengukir torehan bersejarah yakni tampil 1.000 kali membela United, Wales dan Briatnia Raya.
Laga ini juga memantik kenangan mantan pemain United Cristiano Ronaldo yang kini membela Madrid, sebagaimana dikutip dari Reuters. Kedua tim bakal tampil habis-habisan. Baik Mourinho maupun Ferguson terus siaga meracik taktik dalam duel di ajang Liga Champions itu.
United, yang baru saja mengaramkan Norwich City 4-0 di Old Trafford pada Sabtu lalu, kini memimpin klasemen Liga Inggris (Premier League). Pasukan Ferguson unggul 15 poin dari pesaing utamanya Manchester City.
Sedangkan Real sedang mencecap euforia dengan dua kali kemenangan atas musuh bebuyutannya Barcelona, 3-1 di ajang Piala Raja dan 2-1 di ajang kompetisi La Liga.
"Jelas bahwa dua kemenangan itu mendongkrak moral bertanding kami manakala menghadapi laga sengit di ajang Liga Champions," kata pemain bertahan Real Sergio Ramos yang mencetak gol kemenangan dalam pertandingan Sabtu lalu.
"Sesudah dua El Clasico, kami kemudian melawan Manchester. Dengan menaruh rasa hormat, mereka memang tampil sebagai tim yang hebat," katanya kepada televisi Spanyol.
Dua tim sama-sama berjuluk aristokrat di laga bola Eropa. Real Madrid mendulang sembilan gelar Piala Eropa, sementara United mendulang tiga gelar

Monday, January 21, 2013

Apa itu Reksadana ?

Reksadana merupakan instrumen investasi yang cocok bagi investor pemula di pasar modal, sebelum Anda masuk ke instrumen saham. Ataupun untuk persiapan masa pensiun anda kelak.

Kami kali ini ingin coba mengupas tentang investasi di reksa dana. Apa itu reksa dana, bagaimana cara berinvestasinya dan berapa keuntungan yang bisa di dapat, lalu siapa sajakah yang cocon berinvestasi di instrumen ini, berikut penjelasan singkat dari Ellen May, Pakar Investasi seperti dikutip dari Beritasatu dot com :

1. Apa itu Reksa Dana?

Reksadana merupakan sebuah produk investasi pasar modal, yang merupakan sarana untuk mengumpulkan dana dari masyarakat untuk dikelola oleh manajer investasi/fund manager. Fund manager mengelola uang tersebut melalui instrumen investasi lainnya seperti saham,obligasi,dan instrumen pasar uang lainnya.

Nasabah/investor tidak perlu bingung bagaimana mengelolanya, bagaimana memilih saham, bagaimana memilih obligasi. Para fund manager tersebut lah yang akan mengerjakan tugas tersebut. Nasabah/investor cukup mengevaluasi dan menerima hasilnya.

Pada Reksadana, seluruh dana yang ada tidak disimpan oleh manajer investasi, tetapi disimpan di pihak yang bernama bank kustodian. Selain itu, bank kustodian juga berfungsi sebagai administrator yang mencatat dan memberikan konfirmasi atas seluruh transaksi pembelian dan penjualan Reksa Dana, serta menghitung Nilai Aktiva Bersih Reksa Dana setiap harinya.


2. Apa saja jenis-jenis Reksa Dana ?

Ada beberapa macam reksadana, antara lain :


a. Reksa Dana Pasar Uang :

Reksa dana yang investasinya ditanam pada efek bersifat hutang dengan jatuh  tempo yang kurang dari satu tahun. Reksadana pasar uang tidak menempatkan investasinya pada valas, namun pada surat hutang jangka pendek dibawah 1 tahun.

Reksadana ini memiliki ciri khas khusus yaitu harga per unitnya selalu Rp1.000,- tidak ada biaya pembelian ataupun penjualan, dan jumlah unitnya selalu bertambah setiap harinya.

Karena penempatannya pada produk investasi yang relatif aman, sehingga reksadana ini masuk kategori produk investasi yang cukup aman. Dengan resiko yang rendah, reksadana ini memberikan imbal hasil bersih hanya sekitar rata-rata sekitar 5 persen–7 persen per tahun.

Dalam perencanaan keuangan, reksadana ini cocok digunakan untuk tujuan jangka pendek 1–3 tahun kedepan. Anda boleh juga menempatkan dana darurat pada reksadana ini. Apakah reksadana ini bisa digunakan untuk tujuan jangka panjang? Tentu saja bisa, tapi imbal hasilnya yang relatif kecil dibandingkan hasil investasi lainnya, menyebabkannya menjadi kurang menarik untuk investasi jangka panjang yang biasanya memberikan imbal hasil lebih  besar.


b. Reksa Dana Pendapatan Tetap :

Reksadana ini menempatkan investasinya pada obligasi (istilahnya adalah fixed income dan diartikan secara harfiah pendapatan tetap). Nama Reksadana Pendapatan Tetap pernah membuat kehebohan di tahun 2005.

Banyak masyarakat yang baru mulai berinvestasi pada reksadana jenis ini menyangka bahwa “pendapatan tetap” artinya investasinya memberikan hasil yang tetap dan tidak ada resiko penurunan nilai.

Alhasil, saat obligasi yang menjadi isi portofolio dari reksadana ini mengalami penurunan, maka paniklah para investor dan melakukan pencairan dana secara bersamaan. Saat ini, investor yang berinvestasi pada reksadana sudah memiliki pengertian yang lebih mendalam tentang reksadana sehingga kepanikan masyarakat saat nilai reksadana turun, sudah hampir tidak pernah terjadi lagi.

Memiliki tingkat resiko diatas reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap dapat memberikan rata-rata imbal hasil sekitar 7 persen–15 persen per tahun. Dalam perencanaan keuangan, reksadana ini cocok digunakan untuk tujuan jangka pendek hingga menengah, berkisar antara 3–5 tahun kedepan

Reksadana pendapatan tetap berpeluang memberi imbal hasil 8 persen-10 persen sepanjang tahun 2012 ini.


c. Reksa Dana Campuran :

Sesuai dengan namanya, reksadana ini berisikan produk investasi yang terdiri dari Obligasi, Saham atau ekuitas serta produk investasi lainnya.

Pada umumnya reksadana campuran ini dibagi menjadi reksadana campuran konservatif, moderat ataupun agresif, tergantung dari produk investasi yang membentuknya. Semakin banyak porsi saham didalamnya, semakin agresif lah reksadana campuran ini.

Semakin agresif, artinya resiko yang dimilikinya lebih tinggi dibandingkan reksadana campuran jenis lainnya, dan otomatis semakin tinggi pula ekspektasi imbal hasilnya.

Akan tetapi, ada juga reksadana campuran yang memiliki saham hanya dalam porsi kecil bahkan tidak ada sama sekali, reksadana inilah yang dikategorikan dalam reksadana campuran konservatif.

Dengan produk investasi didalamnya yang variatif, sebenarnya reksadana campuran menjadi lebih  fleksible di saat krisis. Komposisi saham dan obligasi yang dimiliki bisa disesuaikan dengan kondisi pasar. Rata-rata imbal hasil reksadana campuran adalah sebesar 15 persen–20 persen per tahun dan dapat digunakan untuk investasi jangka menengah.

Tujuan investasi yang memiliki periode 5-10 tahun dapat menggunakan reksadana campuran. Semakin panjang periode waktunya, kita dapat menggunakan reksadana campuran yang lebih agresif. Dari sisi resiko, reksadana ini memiliki resiko yang lebih tinggi dari reksadana pendapatan tetap tapi lebih rendah dari resiko reksadana saham.

Pada tahun 2012 diproyeksikan return reksadana campuran selama 1 tahun berkisar 10 persen-18 persen.


d. Reksa Dana Saham :

Reksa dana yang sekurang-kurangnya 80 persen dari dana yang dikelolanya diinvestasikan dalam efek bersifat ekuitas.

Isi portofolio dari reksadana jenis ini adalah saham/ekuitas, dan merupakan jenis reksadana dengan tingkat resiko dan imbal hasil yang paling tinggi. Apabila kita ingin membeli reksadana saham, perhatikan juga jenis saham yang dipilih oleh manajer investasi terkait.

Ada jenis reksadana saham yang berinvestasi hanya pada saham blue chips, saham infrastruktur, saham second liner ataupun jenis jenis saham lainnya. Masing-masing jenis ini tentu saja memberikan resiko dan imbal hasil yang berbeda.

Target imbal hasil rata-rata untuk reksadana saham adalah sebesar 20 persen–25 persen per tahun. Besarnya imbal hasil ini adalah rata-rata untuk jangka panjang. Artinya reksadana saham bisa saja memberikan return sampai 40 persen atau lebih per tahunnya, tapi apabila pasar saham sedang krisis, imbal hasilnya bisa memberikan minus.

Dengan resiko fluktuasi yang tinggi ini, maka reksadana saham sangat tidak cocok dan tidak dianjurkan untuk investasi jangka pendek. Dalam perencanaan keuangan, investasi pada reksadana saham biasanya digunakan untuk tujuan investasi jangka panjang dengan periode diatas 10 tahun. Dana pensiun, dana pendidikan anak untuk tingkat S1, dana untuk bisnis serta tujuan jangka panjang lainnya merupakan tujuan tujuan yang menggunakan reksadana saham.

Pada tahun 2012 diproyeksikan return reksadana saham selama 1 tahun berkisar di angka 15 persen-25 persen

Dalam menentukan pilihan Anda terhadap suatu produk reksa dana, sebaiknya Anda melihat dan membaca prospektus dari produk reksa dana yang tersedia.

3. Siapa saja yang cocok berinvestasi di Reksa Dana ?

Siapa saja cocok berinvestasi pada reksadana baik mahasiswa, ibu rumah tangga, profesional, siapa pun. Semakin awal berinvestasi semakin bagus. Bagi mareka yg ingin menikmati keuntungan di pasar modal namun belum berani berinvestasi langsung di saham, dan ingin mendapat imbal hasil di atas deposito, maka investasi reksadana bisa menjadi solusinya.

4. Apa syarat-syarat untuk membeli Reksa Dana ?

Mengisi kelengkapan formulir beserta data diri dan menyetor senjumlah uang.

5. Dimana kita dapat membeli Reksa Dana ?

Kita bisa membeli reksadana pada bank atau sekuritas yang ditunjuk oleh manajer investasi untuk menjadi agen penjual reksadana tersebut.


6. Apa yang perlu kita pertimbangkan sebelum membeli Reksa Dana ?

Dalam menentukan pilihan Anda terhadap suatu produk reksa dana, sebaiknya Anda melihat dan membaca prospektus dari produk reksa dana yang tersedia. Hal-hal penting yang harus diperhatikan dalam prospektus masing-masing reksa dana tersebut yaitu:

· Portofolio dari produk reksa dana tersebut saham/obligasi/instrumen pasar uang apa saja yang ada didalamnya dan bagaimana dengan bobot mereka masing-masing.

· Kinerja yang dihasilkan pada masa yang lalu, sebaiknya cek pertumbuhan kinerja selama beberapa tahun terakhir. Cek juga kinerjanya di masa2 sulit seperti tahun 2008. Pada tahun 2008 hampir mustahil ada reksadana yang masih profit. Namun walau sama2 posisi rugi pada saat itu, cek reksadana mana yang paling cepat pulih, itu adalah yang paling sehat.

· Pandangan/proyeksi manajer investasi dari reksadana tersebut di masa mendatang tentang ekonomi makro, mata uang, serta industry trend dari saham yang ada dalam portofolio.

· Bandingkan prestasi masa lalu terhadap reksadana sejenis (misal reksadana berbasis komoditi dengan reksadana komoditi lainnya), dan bandingkan juga dengan pertumbuhan IHSG. Reksadana yang baik memiliki pertumbuhan di atas pertumbuhan IHSG.

· Biaya transaksi yang meliputi management fee, sales dan redemption fees.


7. Berapa nilai minimal pembelian Reksa Dana ?

Minimal investasi bervariasi antara masing-masing manajer investasi. Ada yg dimulai dari beberapa ratus ribu hingga jutaan rupiah.


8. Bagaimana perhitungan investasi di Reksa Dana ?

Nilai Aktiva Bersih (NAB) adalah nilai yang menggambarkan total kekayaan Reksadana tertentu setiap harinya.

Jumlah unit penyertaan ini akan tetap selama Anda tidak melakukan pembelian reksa dana lagi.

Banyaknya unit penyertaan yang Anda dapatkan tergantung dari harga NAB per unit pada hari ketika Anda membeli reksadana tersebut.


Contoh transaksi dalam reksadana, silahkan perhatikan ilustrasi di bawah ini :

Pada tanggal 5 Juni 2011, Anda membeli Reksadana X sebesar Rp10.000.000. NAB/unit Reksadana X pada hari itu adalah Rp2.500,00. Maka unit penyertaan yang Anda miliki adalah 10.000.000/2.500,00 = 4000 unit penyertaan.

Pada tanggal 6 Maret 2012, Anda menjual kembali seluruh Reksadana Anda. NAB/unit Reksadana X pada hari itu adalah Rp5.200,00. Maka total investasi yang Anda dapatkan adalah 4000 unit x 5.200,00 = Rp20.800.000.

Maka keuntungan yang Anda peroleh adalah selisih dari Rp20.800.000,- dan Rp10.000.000,- yaitu Rp10.800.000,-

(Ellen May, pakar investasi)

Wednesday, January 2, 2013

Cara Install dan Memakai Dropbox, Aplikasi Cloud

Sekarang saya akan menulis tentang Dropbox, apa itu Dropbox, dan keuntungan memakai Dropbox. Dropbox adalah layanan cloud yang memberi akses kepada kita untuk menyimpan gambar, dokumen, video, dan file lainnya. Dan setiap file yang terkoneksi akan otomatis terhubung dengan komputer, ponsel, atau deviece lainnya yang memakai aplikasi dropbox.
Gampangnya begini, dengan dropbox kita bisa menyimpan file yang sudah kita buat di komputer kantor tanpa harus membawanya lewat flashdisk. Jadi setiap file yang kita simpan di dropbox, otomatis file tersebut tersebar ke komputer/gadget kita yang memakai dropbox juga. Syarat pertama untuk memulainya anda harus memiliki akun dropbox terlebih dahulu.


Cara menginstall Dropbox

Setelah kita mendaftar, kita harus mendownload aplikasi dropbox terlebih dahulu. Download dropbox di sini, setelah itu kita akan mulai menginstallnya.


 Install Dropbox seperti Anda menginstall program kebanyakan, simpan dropbox di C:, atau pilih “Typical, setup dropbox with normal setting“.
Dropbox memberikan storage cuma-cuma hanya 2GB, tetapi anda bisa menambahnya denga mengupgrade. Saran saya maksimalkan dulu yang 2GB, lalu setelah itu baru Anda upgrade.

Cara Memakai dan Setting Dropbox

Setelah berhasil menginstall Dropbox, kita bisa menambahkan folder dan berbagi dengan teman Anda tanpa harus melakukan cara yang ribet. Kita hanya perlu invite teman ke folder kita, lalu file yang kita simpan di folder tersebut akan otomatis ada di komputer teman Anda. Dengan syarat teman anda memakai Dropbox dan online.
Untuk berbagi folder caranya, login ke website Dropbox. Lalu anda buat sebuah folder di sana, maka folder akan otomatis ada di komputer Anda yang memakai Dropbox. Klik kanan folder itu maka akan ada beberapa pilihan, pilih Shared folder options. Masukan email Dropbox teman anda dan begitu teman anda menyetujuinya maka Anda sudah tersinkronisasi dengan teman Anda.
Lalu bagaimana caranya untuk berbagi file tanpa harus share folder, seperti mediafire lah? hebatnya Dropbox bisa melakukan itu tanpa kita harus login ke website, men-upload, dan dan meng-copy link. Dan orang yang men-download pun bisa mendownload-nya secara langsung (direct). Caranya, kita tinggal taruh file kita di folder Public. Lalu kita klik kanan file yang simpan dan pilih Dropbox > Copy public link.

Dengan menyimpan file kita di Dropbox, kita tidak perlu khawatir lagi jika hardisk kita tiba-tiba rusak. Dropbox menjamin bahwa file yang disimpan di sana akan tetap aman. Yang paling hebat, dropbox memberikan fasilitas undo untuk mengatasi bila mana file yang Anda simpan tidak sengaja terhapus.

Sunday, December 30, 2012

Christmas greetings chime despite edict

On Christmas Day, Muslims and Christians, from scavengers to affluent residents, were lining up to extend holiday greetings to Jakarta Deputy Governor Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama at his official residence in Kuningan, South Jakarta.

The deputy governor — the first Christian of Chinese-descent to take a top job in the capital city since 1965 — hosted an open house to celebrate the birth of Jesus Christ despite a mostly unheeded edict from the Indonesian Ulema Council (MUI) for Muslims not to wish Christians a happy Christmas let alone take part in festivities. The MUI had said wishing a happy Christmas was akin to confirming the “misguided” teachings of Christianity.

Ahok said that it was customary for high officials to hold an open house on religious festivals in a bid to stay in touch with residents of the city. “If other officials do it every Lebaran [the Idul Fitri Islamic holiday], I will do it on Christmas,” he said in his greeting speech, before inviting visitors to enjoy chicken satay, soto Betawi (beef and coconut milk soup) and meatballs that were served non-stop.

The election of Ahok as Jakarta’s deputy governor has been seen as a sign that the majority of Jakarta residents are becoming more tolerant of having a leader from a different religious background.

The last Christian to hold an executive post in the capital city was Henk Ngantung, who served as deputy governor from 1960 to 1964 and as governor from 1964 to 1965.

Governor Joko “Jokowi” Widodo, former governor Sutiyoso and former deputy governor Prijanto were among Ahok’s guests along with other Jakarta administration officials, who are mostly Muslims. Jokowi, who visited the Jakarta Cathedral and Immanuel Church on Christmas Eve, came at midday to Ahok’s residence to personally deliver his Christmas greeting, in what he called his first friendly visit to his deputy.

In most parts of the archipelago, Christmas celebrations passed off peacefully, except for the members of GKI Yasmin and Filadelfia congregations in Bogor and Bekasi who were still barred from holding services in their own churches. The two congregations still face persecution and called for an end to their plights.

In Yogyakarta, an entourage of some 70 representatives of community and interfaith groups conducted a Christmas tour to wish Protestants and Catholics a merry Christmas. They visited three churches, namely the GPIB Jamaat Church in Margo Mulyo, the Santo Antonius Church in Kota Baru and the Javanese Christian Church (GKJ) Sawo Jajar in Gondokusuman.

“On behalf of the Yogyakarta Palace we convey a Merry Christmas to you all,” KPH Wironegoro of the
Yogyakarta Palace told the congregation of Santo Antonius Church on Sunday evening, which was received warmly.

The palace, he said, supported multiculturalism and pluralism. “Hopefully what we do in Yogyakarta can be a light for Indonesia and the world,” said Wironegoro, the husband of the sultan’s first daughter GKR Pembayun.

Abdul Muhaimin of the Yogyakarta Interfaith Forum (FPUB) said the sultan had an obligation to protect the rights of all his people even those who believed only in the mythical figure of Nyai Roro Kidul, the ruler the South Sea.

In Bantul, Yogyakarta, thousands of Catholics flocked to Hati Kudus Tuhan Yesus (HKTY) Church to enjoy the colossal Javanese traditional drama Kethoprak during Christmas mass on Monday evening. “Through the performance hopefully the congregations will find it easier to understand the Bible, because the story is taken from verses in the Bible,” said Sri Nugroho, who organized the Christmas celebration.

A different way of celebrating Christmas was found on the slopes of Mount Merapi in Tangkil village in Magelang, Central Java. The celebration was marked by a blessing of agricultural implements, seedlings and livestock.

In Ungaran, Semarang regency, Central Java, Christmas celebrations held in Sidomulyo Square right next to the Ungaran Grand Mosque also ran smoothly and peacefully despite initial threats by the Islam Defenders Front (FPI) to thwart the event.

Some 3,000 worshippers from 40 churches across Semarang regency joined the celebrations that have been conducted annually in the square since 2000.

MUI nixes Christmas for SBY

Conservative Muslim leaders are not stopping with edicts forbidding Muslims from wishing Christians a Merry Christmas. Now they want the President not to attend any observation of the holiday in an official or personal capacity.

A representative of the Indonesia Ulema Council (MUI) renewed on Sunday an edict (fatwa) forbidding Muslims from extending holiday greetings to Christians and said that President Susilo Bambang Yudhoyono had to skip a national Christmas celebration scheduled for Dec. 27.

“If you talk about the MUI edict, it forbids attendance at the [Christmas] rituals. A Muslim should not attend the ritual, because it is a part of worship activities that should only be attended by Christians,” Ma’ruf Amin, the council’s deputy chairman, told The Jakarta Post on Sunday.

Ma’ruf said that Yudhoyono, as a Muslim, should not attend the national Christmas celebration, which he said would contain a Christian religious element.

Yudhoyono and Vice President Boediono, who is also a Muslim, are among the top officials who are scheduled to attend the national Christmas celebration. Religious Affairs Minister Suryadharma Ali joined the President and Vice President during a similar national observance in 2011.

Several Muslim organizations have echoed the MUI’s call. The United Indonesian Muslims (Persis), for example, said that it was inappropriate for the President to attend the national Christmas celebration.

“Even though they are the country’s leaders, they are forbidden to attend such Christmas celebrations,” Persis chairman Maman Abdurrahman said, as quoted by the website of conservative Muslim organization Hizbut Tahrir Indonesia’s (HTI).

Maman said that Yudhoyono and Boediono should instead order officials from the Religious Ministry’s Protestant and Catholic directorate to come to attend the event on their behalf.

Separately, the infamous hard-line Islam Defenders Front (FPI) said that Yudhoyono and Boediono would “undermine” Islam if they decided to attend the celebration.

Muchsin Ahmad Alatas, the head of the FPI’s campaign division, advised the President and Vice President not to attend the celebration. “They decided to attend the program because they don’t have sufficient understanding of Islam,” Muchsin said. “They should have consulted with people who understand Islam better before making their decision.”

Muchsin said that Yudhoyono should ignore Christians in favor of the nation’s Muslims. “People will understand his decision, because he will have respected the feelings of the [nation’s] majority-Muslim population.”

“If the President shows up, it means that state affairs take precedence over his faith,” he said.

However, representatives of several moderate Muslim groups have disagreed with the conservative groups.

“Wishing Christians a merry Christmas is one form of tolerance between people of different faiths,” Salahuddin Wahid, a noted leader of Nahdlatul Ulama (NU), the nation’s largest Muslim social organization, said as quoted tempo.co.

Salahuddin said that an interfaith exchange of Christmas greetings was similar to saying “Happy Birthday” or “Happy New Year” — neither of which was forbidden by Islam, according to Salahuddin.

Din Syamsuddin, the chairman of Muhammadiyah, the nation’s second-largest Muslim social organization, agreed, previously saying that he regularly exchanged Christmas wishes with Christian friends, which he considered only greetings.

While conservative Muslims in Indonesia have attempted to make interfaith Christmas greetings an issue for several years, Muslims in other nations no longer have such concerns.

In some parts of the Islamic world, Muslims say “Merry Christmas” and join celebrations. Some Muslim political leaders have even attended Christmas services to strengthen interfaith ties.

Palestinian President Mahmoud Abbas, for instance, regularly joins annual Christmas services in Bethlehem, while the leaders and the rank-and-file members of Egypt’s Muslim Brotherhood joined annual Christmas services at a Coptic Christian church in Cairo in 2011.

Ma’aruf, however, said that Indonesian Muslims should not say Merry Christmas. “It is still a debate. They would be better of not doing that.

Decision on monorail pushed to January

Jakarta Governor Joko “Jokowi” Widodo said on Friday that he will determine the fate of the city’s monorail project in January, pending a detailed technical presentation from the bidder.

The governor said that he still needed to hear the presentation from the potential developer PT Jakarta Monorail (JM) on the construction of the project.

“I’m giving [JM] until Jan. 15, so they can complete their study on the monorail construction, including the financial, crossing and technical aspects,” he said after meeting a representative from JM at City Hall.

As soon as JM completed its presentation, Jokowi said he would immediately determine his next step so the project could begin soon.

Jokowi also said that JM was currently the only bidder on the project as another bidder, state-owned construction firm PT Adhi Karya, did not want to continue to be involved in the project.

“Adhi Karya is no longer interested in it. But we’re still giving them the opportunity if they want to do another monorail route,” he said.

Previously, two consortiums were interested in teaming up with the Jakarta administration on the monorail project.

One of the consortiums is led by JM, which was responsible for the failed monorail construction project that was started in 2005 and then halted in March 2008 due to legal and financial problems.

JM’s consortium is made up of a number of foreign and local construction companies and financial institutions, though the firm claimed that most of the consortium members had now changed, leaving only a fraction of the original lineup.

The other consortium is led by state-owned construction firm PT Adhi Karya, which is collaborating with state toll road operator PT Jasa Marga, state electricity firm PT PLN, state-owned PT Bank Mandiri, state train builder PT Inka, electronic components maker PT LEN Industry and state-owned telecommunications firm PT Telkom.

Adhi Karya previously held a 7.5 percent stake in JM.

Adhi Karya president director Kiswodarmawan said earlier that the company had tried to work with JM in the past, but nothing came of the cooperation, so they would not do it again.

Earlier this year, Adhi Karya offered to build its own version of the monorail network, the first phase of which was estimated to cost around Rp 12 trillion (US$1.24 billion).

JM’s spokesperson Bavananto said that they would immediately work on the presentation as requested by the governor, especially its technical aspects. “We can’t use our initial design so there will be some changes because of the city’s current condition,” he said.

However, he said that the company would still use its initial routes. The first route will connect Semanggi and Kuningan in South Jakarta while the second route will link Kampung Melayu in East Jakarta and Taman Anggrek shopping center in West Jakarta.

JM’s initial construction work left rows of concrete columns along the roads in Senayan, Central Jakarta, and Kuningan in South Jakarta.

Before the plan to resurrect the monorail project surfaced, the previous administration planned to use the abandoned columns for its elevated Bus Rapid Transit project.

Greater Jakarta: Hospital needs rules regarding filming

JAKARTA: The Health Ministry said that filming a soap opera in an intensive care unit (ICU) room was not a problem, although a regulation would be drafted in response to a recent incident.

“There has to be clear regulation stipulating the rules,” director for health development, Chairul Radjab Nasution, told reporters on Friday.

Chairul was responding to a complaint by the father of Ayu Tria Desiani, a leukemia patient who died at Harapan Kita Maternity and Children’s Hospital in West Jakarta on Thursday morning, about a soap opera being filmed in the room.

Ayu’s father, Kurnianto Ahmad Syaifur, 47, said that shooting for the TV series Love in Paris went on all night, with the film crew and actors walking around without special clothes designed for the sterile environment.

Chairul said that ICU rooms were categorized as “sub-sterile” and visitors were only required to wash their hands and wear a mask.

He added that the filming should not have disturbed patients as the location was vacant. The hospital’s president director, Achmad Soebagjo Tancarino, said that the management accepted the filming request in the ICU room for promotional purposes. “We have done this several times,” he said.